Berita dan Pengumuman
UMSURA Bekali Mahasiswa melalui Pembekalan KKN 2026
- Di Publikasikan Pada: 15 Jun 2026
- Oleh: Admin LRIPM

Surabaya,
11/06/2026 – Universitas Muhammadiyah Surabaya
(UMSURA) melalui Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat
(LRIPM) menyelenggarakan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 bagi
mahasiswa peserta KKN. Kegiatan ini merupakan tahapan penting sebelum mahasiswa
diterjunkan ke lokasi pengabdian untuk melaksanakan berbagai program
pemberdayaan masyarakat.
Mengusung
tema “Berakar Lokal, Berdampak Global”, pembekalan ini bertujuan memberikan
pemahaman kepada mahasiswa mengenai berbagai isu strategis yang relevan dengan
pelaksanaan KKN sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan
yang dapat diterapkan selama berada di tengah masyarakat.
Kegiatan
pembekalan dibuka oleh jajaran pimpinan universitas dan diikuti oleh ratusan
mahasiswa peserta KKN 2026 dari berbagai program studi. Dalam kesempatan
tersebut, mahasiswa diberikan arahan mengenai tujuan, mekanisme, serta
nilai-nilai yang harus diimplementasikan selama menjalankan program pengabdian.
Materi
pertama disampaikan oleh Slavianti, S.Sos., yang membahas mengenai pengolahan
sampah dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah (waste
awareness). Dalam paparannya, Slavianti menekankan pentingnya peran generasi
muda dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, dimulai dari
pemilahan sampah rumah tangga hingga pemanfaatan sampah menjadi produk yang
bernilai ekonomi.
Menurutnya,
permasalahan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga
memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa KKN
diharapkan dapat menjadi agen edukasi yang mampu mendorong perubahan perilaku
masyarakat menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Sementara
itu, materi kedua disampaikan oleh Rofiul Masyhudi, yang membahas Jaminan
Sosial Ketenagakerjaan bagi Mahasiswa KKN. Dalam sesi ini, mahasiswa diberikan
pemahaman mengenai pentingnya perlindungan sosial selama menjalankan aktivitas
pengabdian di lapangan, termasuk berbagai risiko yang mungkin dihadapi selama
pelaksanaan KKN.
Rofiul
menjelaskan bahwa perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan menjadi
bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman kepada mahasiswa saat menjalankan
kegiatan pengabdian. Dengan adanya perlindungan tersebut, mahasiswa dapat
melaksanakan program KKN dengan lebih tenang dan fokus dalam memberikan
kontribusi kepada masyarakat.
Koordinator
Pengabdian LRIPM UMSURA menyampaikan, Dr. Tri Kurniawati, S.Gz., M.Kes., bahwa
pembekalan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu
menjalankan KKN secara profesional, adaptif, dan berdampak.
“Mahasiswa
tidak hanya dituntut untuk menjalankan program kerja, tetapi juga harus mampu
memahami kondisi masyarakat, membangun komunikasi yang baik, serta menghadirkan
solusi yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Melalui pembekalan ini, kami
berharap mahasiswa memiliki bekal yang cukup sebelum terjun ke lapangan,”
ujarnya.
Melalui kegiatan pembekalan ini, UMSURA berharap seluruh peserta KKN 2026 dapat menjalankan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kolaborasi dengan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang inovatif dan berkelanjutan. Sejalan dengan tema “Berakar Lokal, Berdampak Global”, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.
Penulis, Fauzi