Berita dan Pengumuman
LRIPM UMSURA Gelar Design Thinking sebagai Persiapan Learning Express 2026 Bersama Singapore Polytechnic
- Di Publikasikan Pada: 13 Sep 2026
- Oleh: Admin LRIPM
.png)
Surabaya – Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) melaksanakan kegiatan Design Thinking sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Learning Express (LeX) 2026 bersama Singapore Polytechnic (SP). Kegiatan ini menjadi tahapan awal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebelum terjun ke masyarakat dan berkolaborasi dengan mahasiswa Singapore Polytechnic dalam program pembelajaran berbasis pengabdian dan pemecahan masalah di masyarakat.
Program Learning Express (LeX) merupakan bentuk kolaborasi antara UMSURA dan Singapore Polytechnic yang telah berjalan selama tiga tahun. Melalui program ini, mahasiswa dari kedua institusi memperoleh pengalaman untuk belajar secara kolaboratif, mengenali potensi serta permasalahan masyarakat, dan mengembangkan gagasan inovatif berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.
Dalam persiapan LeX 2026, pendekatan Design Thinking diperkenalkan sebagai salah satu metode yang digunakan mahasiswa untuk memahami kebutuhan masyarakat secara lebih mendalam dan merancang solusi yang relevan. Pendekatan ini mendorong mahasiswa untuk tidak langsung menentukan solusi, tetapi terlebih dahulu memahami kondisi, pengalaman, serta kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran program.
Kegiatan Design Thinking memberikan pembekalan kepada mahasiswa mengenai proses memahami permasalahan melalui observasi dan interaksi dengan masyarakat, merumuskan permasalahan utama, menghasilkan berbagai ide solusi, hingga mengembangkan gagasan yang dapat diuji dan disempurnakan berdasarkan kondisi di lapangan.
Tahapan tersebut menjadi penting karena pelaksanaan Learning Express tidak hanya berorientasi pada penyelesaian program kerja, tetapi juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk memahami proses pengembangan solusi secara langsung bersama masyarakat. Mahasiswa didorong untuk melihat potensi lokal sebagai sumber pengembangan inovasi sekaligus mempertimbangkan kebermanfaatan dan keberlanjutan dari solusi yang dirancang.
Dalam kegiatan persiapan ini, mahasiswa juga diarahkan untuk membangun kemampuan bekerja secara kolaboratif. Kolaborasi lintas institusi dan lintas latar belakang menjadi salah satu bagian penting dalam Learning Express, sehingga mahasiswa perlu memiliki kemampuan komunikasi, kerja tim, berpikir kritis, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi ketika bekerja bersama mahasiswa dari Singapore Polytechnic.
Design Thinking juga menjadi sarana untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi proses observasi awal di lokasi pelaksanaan LeX. Sebelumnya, UMSURA dan Singapore Polytechnic telah melakukan visiting awal ke sejumlah kampung potensi di Surabaya, yaitu Kampung Semanggi Benowo, Jago Karah Farm (JKF) Jambangan, dan Kampung Tempe Tenggilis Mejoyo. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengenali kondisi dan potensi wilayah sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program.
Melalui proses tersebut, mahasiswa memiliki gambaran awal mengenai lingkungan masyarakat yang akan menjadi bagian dari kegiatan Learning Express. Hasil observasi dan interaksi di lapangan selanjutnya dapat menjadi dasar dalam proses identifikasi masalah dan pengembangan ide yang dilakukan melalui pendekatan Design Thinking.
Persiapan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan kondisi nyata di masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menghasilkan sebuah produk atau program, tetapi juga memahami alasan di balik solusi yang dikembangkan serta bagaimana solusi tersebut dapat menjawab kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan Design Thinking diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa UMSURA sebelum memasuki rangkaian utama Learning Express 2026 bersama Singapore Polytechnic. Dengan pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan proses kolaborasi secara lebih terstruktur, terbuka terhadap berbagai perspektif, serta mampu mengembangkan inovasi yang berangkat dari potensi dan kebutuhan masyarakat.
Melalui keberlanjutan kolaborasi UMSURA dan Singapore Polytechnic dalam program Learning Express, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman pembelajaran internasional yang mengintegrasikan kolaborasi, inovasi, pengabdian kepada masyarakat, dan pemecahan masalah berbasis potensi lokal.
Author: Fauzy Muhammad