Berita dan Pengumuman
LRIPM UMSURA Gelar Coaching Proposal Program RIIM Kompetisi Bersama BRIN
- Di Publikasikan Pada: 23 Jul 2026
- Oleh: Admin LRIPM
 (1).png)
Surabaya – Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LRIPM) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan daya saing penelitian dosen melalui penyelenggaraan Coaching Proposal Program RIIM Kompetisi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan pendampingan kepada para dosen dalam mempersiapkan proposal penelitian yang berkualitas dan kompetitif untuk diajukan pada skema Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kegiatan coaching dihadiri oleh Kepala LRIPM UMSURA, Dr. Arin Setiyowati, M.A., serta diikuti oleh dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surabaya yang sedang mempersiapkan proposal penelitian untuk skema RIIM Kompetisi. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami secara mendalam mekanisme penyusunan proposal sesuai dengan ketentuan dan standar penilaian yang diterapkan oleh BRIN.
Hadir sebagai narasumber, Dr. Juhartono, M.Eng. dari Direktorat Pendanaan Riset dan Inovasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang membagikan berbagai wawasan mengenai kebijakan pendanaan riset, karakteristik Program RIIM Kompetisi, serta strategi menyusun proposal penelitian yang memiliki daya saing tinggi. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman terhadap ruang lingkup program, persyaratan administrasi, komponen proposal, kriteria penilaian reviewer, hingga berbagai aspek yang menjadi perhatian dalam proses seleksi.
Dalam pemaparannya, Dr. Juhartono menjelaskan bahwa Program RIIM Kompetisi merupakan salah satu instrumen strategis BRIN untuk mendukung pengembangan riset yang inovatif, kolaboratif, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional. Oleh karena itu, proposal yang diajukan harus mampu menunjukkan kebaruan penelitian (novelty), relevansi terhadap isu strategis nasional, metodologi yang kuat, luaran yang terukur, serta potensi implementasi hasil penelitian bagi masyarakat, dunia industri, maupun pemerintah.
Selain membahas substansi proposal, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pentingnya menyusun research roadmap yang berkelanjutan, membangun kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, serta menyusun rencana luaran penelitian yang tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga menghasilkan inovasi, kekayaan intelektual, prototipe, maupun rekomendasi kebijakan yang dapat dimanfaatkan secara luas.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi diskusi dan konsultasi proposal. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan ide penelitian, mendiskusikan kendala yang dihadapi dalam penyusunan proposal, serta memperoleh masukan secara langsung dari narasumber mengenai aspek-aspek yang perlu diperkuat agar proposal memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi pendanaan.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan, mulai dari strategi memilih topik penelitian yang sesuai dengan prioritas RIIM Kompetisi, penyusunan indikator keberhasilan penelitian, pengelolaan anggaran, hingga mekanisme pelaksanaan riset secara kolaboratif. Diskusi yang berlangsung memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses penyusunan proposal yang sesuai dengan ekspektasi lembaga pendanaan.
Melalui penyelenggaraan Coaching Proposal Program RIIM Kompetisi ini, LRIPM Universitas Muhammadiyah Surabaya berharap para dosen semakin siap menyusun proposal penelitian yang berkualitas, inovatif, dan kompetitif. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah proposal dosen UMSURA yang berhasil memperoleh pendanaan RIIM Kompetisi, sekaligus memperkuat budaya riset yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai permasalahan strategis bangsa.