Berita dan Pengumuman
LRIPM UMSURA Bekali Dosen Pembimbing Lapangan melalui ToT KKN 2026
- Di Publikasikan Pada: 12 Jun 2026
- Oleh: Admin LRIPM

Surabaya,
09/06/26 – Universitas Muhammadiyah Surabaya
(UMSURA) melalui Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat
(LRIPM) menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Kuliah Kerja Nyata (KKN)
2026 bagi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebagai bagian dari persiapan
pelaksanaan KKN UMSURA Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat
kapasitas dosen dalam mendampingi mahasiswa selama menjalankan program
pengabdian kepada masyarakat.
Mengusung
tema “Berakar Lokal, Berdampak Global”, KKN UMSURA 2026 diharapkan mampu
mendorong lahirnya program-program pengabdian yang berangkat dari potensi dan
kebutuhan masyarakat lokal, namun tetap memiliki nilai inovasi dan dampak yang
lebih luas bagi pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan
ToT DPL ini dihadiri oleh Wakil Rektor IV UMSURA, Dr. Radius Setiyawan, M.A.,
yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran dosen pembimbing lapangan
dalam memastikan keberhasilan pelaksanaan KKN. Menurutnya, KKN merupakan salah
satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mempertemukan
ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat secara langsung.
Ketua
Pelaksana KKN 2026, Elmi Tri Yuliandari, S.Pd., M.Pd.., menyampaikan bahwa
pembekalan bagi DPL menjadi tahapan penting untuk menyamakan persepsi terkait
arah, tujuan, dan strategi pelaksanaan KKN 2026.
“Kami
berharap para DPL dapat menjadi pendamping yang tidak hanya mengarahkan
mahasiswa dalam menjalankan program kerja, tetapi juga mampu membantu mereka
membangun kolaborasi dan menghadirkan solusi yang berdampak bagi masyarakat,”
ujarnya.
Kegiatan
menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang
pemberdayaan masyarakat serta inovasi. Materi pertama disampaikan oleh
*Jamroji, S.Sos., M.Comms.*, yang membahas strategi pemberdayaan masyarakat
berbasis potensi lokal serta pengalaman pendampingan desa binaan. Dalam
paparannya, ia menekankan pentingnya pendekatan partisipatif agar program KKN
mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat dan berkelanjutan.
Materi
kedua disampaikan oleh Apriwi Zulfitri, S.Si., M.Sc., yang memberikan pemahaman
mengenai pentingnya inovasi dan perlindungan hasil karya melalui Hak Kekayaan
Intelektual (HKI). Materi ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa dan dosen
untuk menghasilkan luaran KKN yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat,
tetapi juga memiliki nilai tambah dari sisi inovasi dan keberlanjutan.
Selain
sesi materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai mekanisme
pelaksanaan KKN, sistem monitoring dan evaluasi, serta strategi pendampingan
mahasiswa di lapangan. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya
jawab yang membahas berbagai tantangan dan peluang dalam pelaksanaan KKN.
Melalui ToT DPL ini, UMSURA berharap seluruh dosen pembimbing lapangan memiliki kesiapan optimal dalam mendampingi mahasiswa. Dengan semangat “Berakar Lokal, Berdampak Global”, KKN UMSURA 2026 diharapkan mampu menghasilkan program-program pengabdian yang memberdayakan masyarakat, memperkuat potensi lokal, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.
Penulis, Moh. Fauzi